Kamis, 04 Juni 2015

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada

BILA DOAMU TAK KUNJUNG BERJAWAB

Syaikh Dr. Muhammad bin Muhammad Al Mukhtar As-Syinqity pernah ditanya:

Wahai syaikh Aku banyak berdoa kepada Allah.. namun Allah belum mengabulkan doaku, akupun belum melihat tanda bahwa doaku akan terkabul, dan saat ini aku merara kecewa dan frustasi, padahal aku telah bersungguh-sungguh dalam berdoa, maka apa nasehat anda untukku.?

Syaikh menjawab:

Akhi fillah. Selama engkau berdoa pada-Nya, maka engkau takkan merugi,teruslah berdoa. Adapun apa yang engkau sebut dengan frustatasi, itu tidak lain adalah tipu daya syaithon (untuk memalingkanmu dari-Nya)

Tidaklah engkau berdoa kepada Allah melainkan Dia pasti mengabulkan pintamu, atau menghindarkanmu dari bahaya yang nilainya semisal dari apa yang engkau pinta, atau memberimu derajad disurga yang nilainya sama dengan yang dulu engkau pinta di dunia. Maka (pada hakikatnya) setiap saat engkau terjaga dan tetap beruntung meraih karunia Allah.

Adapun anggapan bahwa Allah tidak mengabulkan doamu, maka ini merupakan bentuk sudzon kepada Allah. Sementara rasa frustasi dan kecewa semua itu berasal dari syaithan, tidak usah engkau pedulikan.

Akhi fillah
Boleh jadi engkau memohon pada Allah sesuatu yang mana sesuatu itu nantinya malah membuat dirimu sengsara didunia dan akhirat. Kemudian Allah memalingkan hal tersebut darimu sebagai bentuk kasih sayang-Nya terhadapmu.

Berapa banyak orang yang memohon kepada Allah dengan sebuah permohonan namun Allah tahu bila permohonan itu dikabulkan maka akan merusak agamanya, Kemudian Allah menjauhkan hal itu dari hamba-Nya karena rahmat dan kasih sayang-Nya.

Berbaik sangkalah pada Allah. . Yakinilah bahwa doa merupakan tali penghubung antara engkau dan Allah..
Dengannya engkau meraih kebaikan dunia dan akhirat..
Berbaik sangkalah pada Allah bahwa Dia tidak akan membuatmu kecewa, yakinilah bahwa ketika Dia mengakhirkan pengabulan atas doamu itu karena ada hikmah (yang tidak engkau ketahui).

Kadang seseorang berdoa, Ya allah.. Aku ingin mobil, istri, harta, atau ingin ini ingin itu, padahal Allah tau bila semua itu ada pada diri seorang hamba dizaman ini maka bisa merusak agamanya. Allah pun menunda pemberian itu hingga waktu yang tepat agar semuanya menjadi penyebab hamba-Nya tersebut meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Allah berfirman:

Dan Allah Mengetahui sedangkan kalian tidak mengetshui

Maka berbaiksangkalah kepada Allah dan lapangkan dadamu, karena engkau sedang memohon pada Allah, Dzat yang perbendaharaan-Nya tidak akan habis, pintamu takkan membuat kerajaan-Nya berkurang.

Allah berfirman dalam hadits qudsi:

Wahai hambaku
Sungguh seandainya orang yang terdahulu di antara kalian dan yang terakhir, baik manusia maupun jin, berdiri diatas bumi yang satu, lalu mereka memohon kepadaku, maka akan Aku penuhi seluruh permintaan mereka, tidaklah hal itu mengurangi apa yang ada pada-Ku, kecuali seperti sebatang jarum yang dicelupkan ke dalam samudra.

Tidak sulit bagi Allah memberi apa yang engkau pinta.. tapi Allah menginginkan kebaikan untukmu. Dia ingin menjauhkanmu dari segala macam keburukan.

Allah berfirman:

Tidaklah Aku ragu-ragu melakukan sesuatu seperti keraguanku ketika hendak merenggut jiwa hamba-Ku yang beriman, dia membenci kematian sedang aku tak suka menyakitinya padahal itu sebuah keharusan (HR. Bukhori)

Dialah Raja diraja, Dia tidak ingin engkau terluka..
Dia tidak ingin keburukan menimpamu..
Allah menundukkan apa yang ada dilangit dan dibumi untukmu, Allah mengaruniakan segala nikmat-Nya untukmu, menjagamu dari marabahaya, kemudian engkau membalasnya dengan persangkaan buruk dan rasa kecewa..?

Demi Allah. .. Andai Dia menginginkan keburukan padamu, maka pasti engkau takkan bisa mendengar, melihat, berfikir, atau bahkan berjalan diatas bumi-Nya.

Renungkan pada siapa engkau meminta dan berharap..?
Jauhi prasangka-prasangka buruk itu, jauhilah jalan syaithon, sucikan dirimu dengan sesuatu yang telah diwasiatkan Arrahman padamu, jangan tergesa-gesa pada sesuatu yang menjadi urusan Allah.

Renungkan Mereka para nabi da rasul, kadang tertundah ijabah darinAllah untuk mereka karena hikmah, mereka kemudian bersabar, dan menyabarkan diri, ingat apa yang terjadi pada saat perang Ahzab

Allah berfirman:

Ketika mereka datang kepada kamu dari atas kamu dan dari sebe­lah bawah kamu dan seketika telah kacau-balau penglihatan dan telqh menyenak hati ke kerongkongan dan kamu menyangka terhadap Allah berbagai persangkaan.

Di situlah diuji orang-orang yang beriman dan akan digoncangkan dengan goncangan yang sangat.

Lihatlah. . Rasulullah dan para sahabat bersabar sejak hari sabtu, kemudian ahad, senin, selasa demi menjaga kota Madinah dari kepungan musuh ditengah kesulitan yang sangat pelik, barulah Allah memberi jalan keluar untuknya dan para sahabt pada hari Rabu.

Akhi fillah
Sekali lagi Allah punya hikmah dalam setiap keputusan-Nya, lapangkah hatimu dan yakini Rabbmu.

Berapa banyak ujian yang menimpa seseorang, baik berupa sakit yang menimpa raganya, atau sesatu yang menyakitkan terjadi pada anaknya, istrinya, orang-orang yang di cintainya, atau pada hartanya, seperti terlilit hutang, galau, cemas, sungguh tidak ada yang dapat melapangkannya kecuali ridha pada keputusan Allah, husnudzon kepada-Nya serta sungguh-sungguh dalam doa kepada-Nya,

Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupkan (segala keperluan)nya (QS ath-Thalaaq: 3).

Ingatlah. .. Allah telah memaklumkan pada hamba-Nya, bahwa barangsiapa yang bersabar, maka akan Allah berikan untuknya jalan keluar.
Tidak ada sesuatu yang sulit bagi Allah..
Jangan pernah berpikir bahwa permohonanmu itu menyulitkan Allah, atau Allah tidak ingin mengabulkan pintamu.

Boleh jadi seseorang meminta agar Allah mengaruniakan padanya anak, namun Allah menundanya, karena Dia tahu boleh jadi dari rahim istrinya akan terlahir anak yang fasik dan pendosa, bukankah ini sebentuk kasih sayang dari-Nya..?

.

Dan adapun anak itu maka kedua orang tuanya adalah orang-orang mukmin, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya).

Demikian itulah tawil yang kau tak mampu bersabar atasnya.

Bila engkau berdoa dan merasa doamu belum dikabulkan, maka berbaik sangkalah kepadaa Allah
Percaya pada Allah..
Kamu tidak bisa meraih bahagia kecuali dengan izin Allah
Kamu tidak dapat menolak musibah kecuali dengab izin Allah..
Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah
Siapa yang menggantungkan urusannya pada Allah, maka Allah akan jadi penolongnya
Allah sebaik-baik pelindung dan penolong
Jangan sampai engkau kehilangan akhiratmu
Bila engkau memohon suatu permasalahan, maka jangan kau rusak akhiratmu dengan permasalahan itu, yaitu dengan berputus asa dari rahmat-Nya.
Putus asa itu menunjukkan lemahnya iman
Jangan sampai Allah melihatmu dalam keadaan lemah iman
Bila engkau diuji.
Katakan bahwa semua ini akan berakhir
Katakan pasti akan ada jalan keluar
Katakan Ini takkan lama dan pasti berlalu.

Wallahu alam

(Diterjemahkan dengan sedikit penyelarasan)
______________
Madinah 18 Dzulqadah 1435 H
ACT El-Gharant

copas dari status FB Ustadz Aan Chandra Thalib

https://www.facebook.com/aan.c.thalib

-

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada

Artikel Terkait

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email